Skip to content
DauriNettv.com

DauriNettv.com

Pendapatan Daerah Turun 20%, Fraksi PKB Desak Pemprov Malut Tingkatkan Kemandirian Fiskal

Posted on Oktober 31, 2025 By Dauri NetTV Tak ada komentar pada Pendapatan Daerah Turun 20%, Fraksi PKB Desak Pemprov Malut Tingkatkan Kemandirian Fiskal

Ternate — Dalam situasi ekonomi global yang masih tidak stabil serta tekanan fiskal nasional yang ketat, Fraksi PKB DPRD Provinsi Maluku Utara meminta pemerintah daerah merumuskan kebijakan anggaran yang realistis, efisien, serta produktif, dengan tetap mengedepankan prinsip transparansi dan akuntabilitas publik.

Hal tersebut disampaikan Juru Bicara Fraksi PKB DPRD Maluku Utara, Muksin Amrin, dalam pandangan fraksi terhadap Rancangan APBD Provinsi Maluku Utara Tahun Anggaran 2026.

Menurut Muksin, struktur keuangan daerah tahun 2026 menunjukkan sikap fiskal yang hati-hati, merespons penurunan pendapatan daerah yang cukup signifikan. Meski demikian, pemerintah daerah tetap diharapkan mampu menjaga daya dukung belanja publik secara proporsional.

> “Fraksi PKB memberikan perhatian serius terhadap turunnya proyeksi pendapatan daerah lebih dari 20 persen. Penurunan terbesar terjadi pada pendapatan transfer dari pemerintah pusat. Ini mencerminkan tingginya ketergantungan fiskal Maluku Utara terhadap dana transfer,” jelasnya.

Untuk itu, Fraksi PKB mendorong Pemprov Malut memperkuat kemandirian fiskal melalui optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan penguatan sistem pengelolaan keuangan berbasis teknologi.

> “Optimalisasi PAD dari sektor pajak kendaraan bermotor, retribusi jasa usaha, pengelolaan aset daerah, hingga sektor pariwisata harus digarap lebih serius, dengan sistem modern dan transparan,” tegas Muksin.

Fraksi PKB juga menekankan pentingnya digitalisasi layanan pajak dan retribusi dalam rangka meminimalisasi kebocoran pendapatan, sekaligus meningkatkan efisiensi layanan publik. Penguatan BUMD, kerja sama dengan pihak ketiga, serta pemanfaatan aset daerah secara produktif juga dinilai menjadi bagian penting dalam menambah sumber pendapatan daerah.

> “Potensi lokal seperti perikanan budidaya, pertanian organik, hingga wisata budaya dan bahari harus dioptimalkan sebagai sumber inovasi PAD,” ujarnya.

Di sisi lain, Muksin menyatakan belanja daerah 2026 harus disusun secara efektif dan tepat sasaran, tanpa mengurangi hak dasar masyarakat.

> “Efisiensi anggaran penting dilakukan, namun tidak boleh mengorbankan pelayanan publik dan hak dasar warga,” tegasnya.

About The Author

Dauri NetTV

See author's posts

Post Views: 47
BERITA TERKINI Tags:Fraksi PKB Desak Pemprov Malut Tingkatkan Kemandirian Fiskal, Pendapatan Daerah Turun 20%

Navigasi pos

Previous Post: PDI Perjuangan Apresiasi Upaya Pemprov Tingkatkan PAD, Tapi Ingatkan Risiko Kebocoran Tanpa Digitalisasi
Next Post: Polres Ternate Perketat Patroli Malam: Wujudkan Kota Aman dan Kondusif

More Related Articles

Sinergi Pemkot Ternate, FPK, dan Kesbangpol Bersihkan Pesisir Gambesi dalam Rangka HUT FPK ke-12 dan Hari Jadi Ternate ke-775 BERITA TERKINI
Warga Batauga Geger! Ular Piton Telan Seorang Petani Hidup-Hidup BERITA TERKINI
Gubernur Sherly Tjoanda Luncurkan Program Transparansi Dana BOSP dan BOSDA: Tegaskan Pendidikan Tetap Jadi Prioritas Meski Anggaran Turun BERITA TERKINI
Tanpa Pemberitahuan, Listrik Padam Dari Malam Sampai Pagi Menjelang Siang Hari di Pulau Makian: Masyarakat Tagih Komitmen PLN Layani Daerah Kepulauan BERITA TERKINI
Pemkot Tidore Optimalkan SIPD Lewat Inovasi TUSAH dari Bagian Umum Setda BERITA TERKINI
Gubernur Sherly Tjoanda Tinjau Langsung Proyek Rekonstruksi Jalan Sidangoli–Jailolo, Tegaskan Pengawasan Ketat PUPR untuk Keselamatan Warga BERITA TERKINI

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © 2026 DauriNettv.com.

Powered by PressBook Blog WordPress theme